Posts

Showing posts from December, 2017

-Catatan Kesepuluh- Melatih Kemandirian Rasyid

Maa syaa Allah Laa hawla walaa quwwata illaa billaah.. Alhamdulillah tantangan melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat bagi anak. Qadarullah saya menerima tantangan ini di tengah momen bertambahnya kesibukan di rumah krn ditinggal ART. Jadi lah melatih kemandirian anak tidak bisa hanya dijadikan target semata di atas kertas apalagi sekedae impian. Mengimplementasikannya segera ASAP menjadi suatu keharusan. Sungguh, trik utk bisa survive merawat 3 balita dan mengurus rumah sekaligus salah satunya adalah dengan membiasakan anak terbiasa mandiri dan mampu mengerjalan bbrp keterampilan dasar hidup sedari dini. Utk ananda Rasyid sendiri, bbrp keterampilan hidup memang sudah dibiasakan sejak dini, melepas pakaian sendiri, memakai pakaian sendiri, ke toilet sendiri, dan membereskan mainan sendiri. Sementara 3 kemandirian yg saya latih saat ini memang saya hindari krn menurut saya 3 hal ini urgent, butuh pengawasan ekstra dan akan lebih cepat jika saya yg handle langsung. Alhamduli...

-Catatan Kesembilan- Melatih Kemandirian Rasyid

Alhamdulillah maa syaa Allah, progres latihan kemandirian Rasyid cukup signifikan selama 2 pekan ini. Utk makan sendiri Rasyid sdh menunjukkan keinginan dan ketertarikannya. Pada proses makan jg sdh lebih fokus tdk banyak bengong, walah belum termotivasi utk menghabiskan semua makanan yg ada di piring. Utk mandi sendiri, Rasyid jg sudah lebih happy, sudah lebih menikmati momen mandi sendiri. Kemarin Rasyid berinisiatif membawa mainan saat mandi, artinya ia sudah lebih menikmati momen mandi sendiri. Buat saya, anak menunjukkan motivas dan ketertarikannya pd proses kemandirian itu jd keberhasilan tersendiri yg bahkan lebih penting dari apakah ia mampu melakukannya dgn sempurna atau tidak. Ke depan, bab membiasakan adab yg baik dlm melakukan hal2 kemandirian ini menjadi hal penting yg harus saya tanamkan ke anak2. Saya tdk melakukannya di awal krn khawatir jd beban dan akhirnya anak2 malah enggan utk melakukannya. Butuh metode pembiasaan yg fun utk menanamkan adab, bismillah semoga All...

-Catatan Kedelapan- Melatih Kemandirian Rasyid

Ada kemunduran di proses belajar Rasyid. Pasalnya, saya mendapat teguran dari sekolah karena Rasyid selalu terlambat datang ke sekolah 2 pekan belakangan ini. Alasannya memang bukan hanya krn latihan kemandirian ini, tetapi juga krn kondisi saya yg masih belum bisa beradaptasi dgn rutinitas harian tanpa ART. Karena kondisi yg terakhit belum teratasi, maka latihan kemandirian ini lah yg saya korbankan. Saya mengambil alih agenda mandi pagi dan juga sarapan pagi Rasyid kemarin agar ia bisa lebih cepat berangkat ke sekolah. Agenda makan siang dan makan malam pun saya ambil alih agar lebih cepat selesai dan saya bisa fokus mengerjakan pekerjaan lainnya. Yaa Allah, semoga kondisi ini segera membaik, kami segera mendapat solusi terbaik. Semoga kami semua diberikan kesehatan yg sempurna, kesabaran yg tangguh, dan keikhlasan menjalani semua peran kehidupan, aamiin Yaa Rabbal'alamiin.

-Catatan Ketujuh- Melatih Kemandirian Rasyid

Alhamdulillah wasyukurillah.. perkembangan yg saya harapkan dari proses melatih kemandirian Rasyid akhirnya terlihat. Hari kemarin, Rasyid antusias utk mandi dan makan sendiri. Ketika mandi sendiri, ia sudah mulai faham bagaimana meratakan sabun ke seluruh tubuh, hanya memang utk bagian tengah punggung masih belum terjangkau. Rasyid jg sudah bisa membilas tubuh hingga bersih dari sabun. Ia juga sudah antusias mengeringkan tubuhnya sendiri menggunakan handuk. Utk makan sendiri, seharian kemarin Rasyid full makan di piring sendiri baik sarapan, makan siang maupun makan malam. Bahkan saat makan malam, ia sendiri yg meminta makan sendiri, maa syaa Allah. Bahkan poin plus-nya, Raysha pun antusias utk mengikuti jejak kakaknya utk bisa lebih mandiri walaupun belum sempurna. Semoga progres ini bertahan dan bertambah baik terus dari hari ke hari. Aamiin.

-Catatan Keenam- Melatih Kemandirian Rasyid

Bismillah.. Tantangan kedua ini sungguh amat menantang utk saya. Melatih kemandirian saja sudah jelas perlu upaya dlm hal waktu, perhatian, tenaga dan fokus yg tidak sedikit. Kondisi saya sekarang yg sedang ditinggal ART makin melipatgandakan tingkat kerepotan dalam keseharian saya. Pun, pemilihan tema "mandi & makan sendiri" ternyata malah jadi tantangan krn merupakan rutinitas yg setiap hari diulang-ulang sehingga tantangannya adalah krn "kurang menantang" dan cenderung membosankan, hehe. Kalau di games pertama saya tidak pernah kehabisan kisah dan hikmah utk ditulis, di tantangan kali ini, saya bisa kehabisan ide mau menulis apa hikmah atau kisah yg menarik, krn kejadian sepertinya biasa-biasa saja. Hmmm. Baiklah, tp akan tetap menulis progress Rasyid belajar mandi dan makan sendiri. Hari kemarin, Rasyid makan pagi dan makan siang sendiri, kali ini berbarengan dengan saya makan. Iya, kita makan berdua saja, krn saat sarapan adik2nya Rasyid belum bangun. Se...

-Catatan Kelima- Melatih Kemandirian Rasyid

Pertahanan saya roboh juga sepertinya. Stok sabar yg makin menipis karena keterbatasansv waktu, tenaga, fikiran dan juga perhatian utk mengurus suami, 3 balita dan segala kesibukan mengurus rumah. Yaa Rabb, kuatkan hamba, beri hamba kekuatan, kesabaran, kesehatan yg prima, juga ilmu serta hidayah agar dapat menjalankan segala amanah ini dengan baik. Pagi kemarin, saya menyiapkan sarapan utk Rasyid. Setelah meletakkan piring di depannya, saya lalu menyalakan tv, krn seperti biasa Rasyid biasa mengerjakan rutinitas pagi harinya sambil screen time sebelum berangkat sekolah. Tanpa disangka Rasyid berucap, "nanti Acid bengong lagi pas makan", glekkk. Rasyid bahkan sudah belajar dari pengalaman, bahwa makan sambi nonton tv itu tidak produktif, ia akan banyak bengong saat makan. Hmm saya lalu merespon spontan, membela diri sendiri, "ya mas jangan bengong dong, nonton boleh, tp makan harus habis". Lalu saya beranjak mengerjakan pekerjaan rumah. Beberapa menit kemudian, se...

-Catatan Keempat- Melatih Kemandirian Rasyid

Fiuuuhh, drama "ditinggal ART" nampaknya mulai membuat saya kewalahan dengan berbagai amanah di luar kewajiban mengurus rumah dan anak2 yg sudah menyita hampir seluruh waktu saya. Termasuk tantangan menulis kelas bunsay ini. Bismillah, in syaa Allah mencoba utk melipatgandakan semangat dengan sisa2 waktu, tenaga dan jg fokus yg ada. Hari kemarin, Rasyid berkesempatan sarapan sendiri di pagi hari, krn saya jg saat ini tiap pagi sebelum adik2nya terbangun hrs berjibaku dgn segala pekerjaan rumah. Jadi lah rutinitas sarapan saya coba utk mendelegasikan kpd Rasyid sendiri, sembari belajar. Alhamdulillah Rasyid mau makan sendiri, walaupun disambi nonton tv kartun kesukaannya (screentime rasyid memang di pagi hari sebelum brngkt sekolah). Di sela kesibukan saya sempatkan utk menengok progress-nya dan mengingatkan bila Rasyid terlalu asyik menonton. Makan sambil nonton ini memang kurang baik, tp tanpa menonton nampaknya Rasyid makin sulit diminta makan sendiri, huhu. Jadi utk semen...

-Catatan Ketiga- Melatih Kemandirian Rasyid

Aaah, akhirnya saya 'keteteran' nulis skrng, hehe.. semoga selanjutnya bisa banyak mengambil hikmah, sehingga bisa lebih istiqomah lagi dlm menulis. Saya akan rapel pengalaman dua hari ahad & senin kemarin dalam melatih kemandirian Rasyid. Weekend memang jadi tantangan tersendiri dalam latihan ini karena biasanya banyak aktifitas yg dilakukan di luar rumah sehingga saya agak kesulitan utk tetap fokus membiasakan bab kemandirian ini. Hari ahad yg lalu, Rasyid tidak belajar makan sendiri krn pagi kami hrs agak cepat bersiap sehingga anak2 saya suapi bersama-sama. Tapi di hari itu ada dua kesempatan mandi sendiri dan Rasyid juga belajar membersihkan diri pasca BAB sendiri. Di kesempatan mandi sendiri, saya hari itu berfokus pada urutan bagian tubuh yg dibasuh dan memastikan sabun merata ke seluruh tubuh. Rasyid juga sudah lebih pandai membilas dan mengeringkan badan walau masih tetap saya pastikan hasilnya. Untuk kesempatan membersihkan kotoran sendiri ternyata lebih mudah....

-Catatan Kedua- Melatih Kemandirian Rasyid

Di hari kedua ini masih seperti kemarin, saya bisa melatih Rasyid mandi sendiri 1x dan makan sendiri 1x. Sebenarnya Rasyid memiliki antuasiasme yg tinggi dalam belajar skill dasar ini, tp mungkin rutinitas harian yg membuat saya belum terbiasa mendelegasikan tugas ini dan mempercayakannya pada Rasyid. Dalam momen makan sendiri, seperti kemarin, Rasyid antusias dalam memilih lauk, sampai hapir berebut dengan adiknya. Saya sampai harus mengingatkan tentang adab makan, yaitu ambil sedikit dulu, klo sudah habis boleh tambah lagi. Dalam prosesnya Rasyid hanya berhasil menyendok sendiri 3 suapan, sisanya karena hanya dipakai main-main, saya ambil alih. Untuk mandi sendiri, sedikit kemajuan dari hari kemarin, hari ini Rasyid sudah memahami tahapan mandi yg saya ajarkan kemarin. Begitu masuk kamar mandi ia langsung menyalakan kran shower dan membasahi seluruh tubuhnya. Ia lalu mengambil sendiri shampo dan menuangnya dengan takaran yg pas lalu mengusapkannya secara merata di kepala. Catatan s...

-Catatan Pertama- Melatih Kemandirian Rasyid

Bismillah.. sebelum saya bercerita tentang project melatih kemandirian Rasyid hari ini, saya akan tuliskan terlebih dahulu bbrp poin kemandirian yg akan saya latih pada Rasyid, yaitu : 1. Mandi sendiri - melepas pakaian sendiri - menyiramkan air secara merata ke seluruh tubuh - keramas menggunakan shampo - menyabuni seluruh anggota tubuh secara detail dan merata - membilas dengan air sampai shampo dan sabun sampai benar-benar bersih - mengeringkan tubuh menggunakan handuk - mengambil pakaian ganti sendiri - memakai pakaian sendiri dengan rapih 2. Makan sendiri - mengambil nasi dan lauk sendiri, seperlunya - makan sendiri dengan tertib Tertib : # membaca doa # menggunakan tangan kanan # tidak banyak berbicara # tidak banyak bengong # tidak mencela makanan # menghabiskan makanan yg ada di piring - menaruh peralatan makan di tempat cuci piring - mengambil minum (lalu minum) sendiri 3. Membersihkan kotoran setelah BAB sendiri - menyiram kotoran - membersihkan lubang...