-Catatan Kesepuluh- Melatih Kemandirian Rasyid
Maa syaa Allah
Laa hawla walaa quwwata illaa billaah..
Alhamdulillah tantangan melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat bagi anak. Qadarullah saya menerima tantangan ini di tengah momen bertambahnya kesibukan di rumah krn ditinggal ART. Jadi lah melatih kemandirian anak tidak bisa hanya dijadikan target semata di atas kertas apalagi sekedae impian. Mengimplementasikannya segera ASAP menjadi suatu keharusan.
Sungguh, trik utk bisa survive merawat 3 balita dan mengurus rumah sekaligus salah satunya adalah dengan membiasakan anak terbiasa mandiri dan mampu mengerjalan bbrp keterampilan dasar hidup sedari dini.
Utk ananda Rasyid sendiri, bbrp keterampilan hidup memang sudah dibiasakan sejak dini, melepas pakaian sendiri, memakai pakaian sendiri, ke toilet sendiri, dan membereskan mainan sendiri. Sementara 3 kemandirian yg saya latih saat ini memang saya hindari krn menurut saya 3 hal ini urgent, butuh pengawasan ekstra dan akan lebih cepat jika saya yg handle langsung.
Alhamdulillh hampir 2 pekan menjalani tantangan ini walau dgn fase naik-turun, melibatkan emosi dan jg menuntut perhatian yg lebih, Rasyid sekarang sdh mulai bisa menikmati momen makan dan mandi sendiri, walau belum sempurna.
Ada beberapa hal yg perlu saya perhatikan ke depannya dalam melatih kemandirian anak :
1. Berikan pengertian/pemahaman ke anak ttg mengapa ia perlu bertanggungjawab sendiri thdp hal2 yg menjadi kebutuhan dasarnya, serta apa saja yg perlu ia perhatikan dalam menjalankan tugas tsb.
2. Berikan panduan singkat ttg proses latihan kemandirian tsb, jika perlu buat lah ilustrasi gbr agar anak tertarik. Jangan lupa sertakan poin adab dalam menjalankan pekerjaan tsb.
3. Berikan anak kepercayaan ketika baru mencoba 1-2 kali, jangan terlalu banyak mengkritik atau bahkan menyalahkan jika dlm mencoba melaksanakan tugas tsb msh ada kesalahan.
4. Berikan pujian jika ia berhasil menguasai suatu skill atau ada perkembangan dari hari ke hari, apresiasi skill-nya, kalau perlu berikan reward berupa hal2 yg ia sukai.
5. Bangun kerjasama dengan orang2 yg berada di rumah atau di lingkungan tempat tinggal utk membiarkannya melatih kemandirian dimanapun berada, biarkan ia belajar konsisten dgn latihannya.
6. Sisanya, adalah sabar, sabar, sabar, dan doa terbaik kepada Sang Maha Menguasai dan Maha Mengetahui agar ananda mampu menguasai skill tsb dan percaya diri dlm melakukannya.
Alhamdulillah 10 catatan dalam melatih kemandirian Rasyid sudah selesai. Semoga saya dan ananda tetap konsisten utk terus memperbaiki diri dari hari ke hari, aamiinn.
Comments
Post a Comment