-Hari Keempat- Melihat dari Sudut Pandang Rasyid

Rasyid sangat menyukai bermain outdoor, dan hobi lari-lari, tp jg tdk terlalu ekstrim. Secara perkembangan motorik kasarnya boleh dibilang sesuai usianya, tp utk bersepeda 2 roda Rasyid belum bisa, entah memang belum berani atau memang krn sepedanya yg bbrp kali dlm kondisi bannya bocor jd tdk bisa digunakan.

Tadinya saya sempat berfikir Rasyid tipe anak kinestetik, krn saya melihatnya sangat gembira ketika bermain lari-larian dgn temannya, berbeda ekspresinya ketika bermain lego ataupun mainan favoritnya yg lain. Pernah jg saya perhatikan, Rasyid sering uring-uringan kalau belum diberikan kesempatan utk melakukan aktifitas fisik di luar (kondisinya lebih luas, sehingga ia lebih bebas). Setelah bermain di luar, mood-nya akan lebih baik dan bisa berkomunikasi dgn efektif, momen biasanya saya manfaatkan utk dialog penanaman nilai atau menstimulasi kecerdasan logikanya.

Tapi di sisi lain, saya lihat Rasyid tdk selalu tertarik dgn 'berlarian memutar ruangan' contohnya di sekolah atau di masjid, dia tetap bisa diam mengikut aturan yg ada. Jadi saya fikir cara belajar kinestetik ini belum bisa disematkan kepada Rasyid.

Comments

Popular posts from this blog

#Hari Kedua# Games Keluarga Multimedia