-Catatan Ketiga- Membersamai Rayyan dengan Cinta

Hikmah terserak hari ini adalah,

1. Rayyan termasuk anak yg sensitif, ia akan merespon dengan kesal bila mainannya direbut atau dilarang melakukan sesuatu. Bila diingatkan, sekalipun dengan cara yg sangat lembut ia akan menangis. Bila sudah begitu saya akna bertanya padanya, "Rayyan sedih ya? Rayyan kesal ya?" Lalu saya mengingatkan, "sabar yaa Rayyan, maafin yaa.." sambil memeluk dan mengusap punggung/kepalanya juga menciumnya. Biasanya ia akan menangis lebih keras utk mengekspresikan emosinya tp sebentar kemudian tangisnya akan reda. Jika sudah demikian saya akan mengingatkan ttg hal kurang baik yg terjadi, lalu saya katakan "ayoo mas/mbak/abinya disayang, ayo minta maaf" dan ia akan menghampiri orang yg sebelumnya terlibat "masalah" dengannya dan mengulurkan tangan tanda meminta maaf. Di sini dilatih kecerdasan EQ (mengenali emosi) dan juga AQ (mengatasi masalah dgn org lain).

2. Rayyan lagi senang-senangnya meniru kata-kata yang ia dengar. Hal ini saya manfaatkan utk mengajarkan urutan bilangan padanya. Walaupun belum bisa melafalkan sendiri, tapi alhamdulillah saat ini ia sudah bisa meneruskan menyebutkan bilangan 1-10. Sebelumnya saya sering-sering sounding ke Rayyan bilangan 1-10, saya menyebutkannya sambil bermain. Sekarang, ia sudah bisa melanjutkan aba-aba dari saya. Misal saya bilang "saa.." ia akan meneruskan "tu..". Jika saya bilang "duu.." ia akan melanjutkan "wa.. dst sampai dengan sepuluh. Di akhir ia akan bertepuk tangan jika telah selesai menyebutkan bilangan 1-10.

Comments

Popular posts from this blog

#Hari Kedua# Games Keluarga Multimedia