-Catatan Kedua- Membersamai Rayyan dengan Cinta
Catatan saya hari ini dalam membersamai Rayyan adalah :
1. Ketika kakak2nya bermain blocks, Rayyan ikut2an, walaupun belum bisa membangun bentuk tertentu, tp ia sudah mau berusaha menumpuk block yg satu dengan yg lain, tangannya yg kecil memegang block sementara ia fokus memasangkan/menghubungkannya dgn block yg lain. Disini IQ dilatih, ada latihan fokus/konsentrasi, latihan motorik halus dan koordinasi mata dengan tangan.
2. Sehabis mandi ketika akan memakai baju, saya bertanya kepada Rayyan sambil menunjuk perutnya, "ini apa yan?" Ia menjawab "iyut..", lalu saya tunjuk kakinya, "ini apa?" Ia menjawab "akki.." lalu saya menunjuk tangannya, ia berkata "nanan.." dst saya menunjuk hidung, telinga, mata, pipi, rambut, dan mulutnya, Rayyan mampu menyebutkannya. Hal spt ini sering sekali saya lakukan ketika memperkenalkan anggota badan. Anak seusia Rayyan memang perlu sounding berulang utk mengenal nama benda di sekitarnya. Disini kecerdasan yg dilatih adalah IQ.
3. Ketika di dapur, Rayyan melihat kakaknya membuka pintu kulkas, dan berkata "uah uah.." saya merespon, "Rayyan mau buah?" Saya lalu mengambilkan pepaya di dalam kulkas dan memberikannya pada Rayyan. Saya bertanya, "bilang apa yan?" Ia merespon "tatih.." maksudnya terima kasih. Saya bimbing ia utk mengucap doa sebelum makan dan memintanya utk duduk. Rayyan pun menikmati pepaya dengan menggenggamnya sendiri, walau agak licin tp ia bisa mengendalikan genggamannya. Di sini dilatih SQ (berdoa dan adab makan) juga IQ (keterampilan dasar kehidupan--makan sendiri, fokus/konsentrasi & motorik halus--menggenggam).
Comments
Post a Comment