-Catatan Kelima- Membersamai Rayyan dengan Cinta

Catatan saya hari ini,

1. Ketika dalam perjalanan di mobil sehabis mengikuti sebuah seminar, Rayyan berkata "yang yang.." saya samar mendengar, saya fikir Rayyan ingat kucing atau meong/yong yg tadi ada di ruangan seminar. Saya berkata "ooh mana ada meong" Rayyan tidak merespon tapi tetap berkata "yang yang.. wow wow.." sambil menunjukkan ekspresi khawatir dan takut. Aaah saya baru sadar, mobil memang sedang melaju di jalanan yg agak rusak sehingga bergoyang-goyang. Tapi saya tidak menyangka Rayyan tau kata goyang. Saya pun memangku Rayyan dan berkata "iya jalanannya rusak jadi kita goyang goyang". Rayyan pun berkata lagi, "yang.. yang.. woww.. woww.." tapi kali ini dengan ekspresi gembira disertai senyuman. Aaah, kamu memang anak ummi yg sangat ekspresi sayang. Di sini Rayyan menunjukkan kecerdasan bahasanya (IQ) juga emosinya (EQ).

2. Sepulang dari seminar kami mampir berbelanja keperluaan sehari-hari. Seperti biasa, selalu ada sesi 'jajan' utk anak2, mereka memilih permen coklat yg kecil2. Ketika di jalan maupun di rumah, Rayyan kekeuh utk memegang sendiri wadah permen coklatnya dengan diayun kesana kemari sehingga permen coklatnya berjatuhan. Ketika sudah sampai dalam rumah, ia melakukannya lagi, tapi kali ini tidak saya biarkan begitu saja, saya memintanya utk mengambilnya kembali. "Rayyan, ayoo beresin lagi coklatnya, ambil, masukin ke tempatnya" Rayyan pun dengan sigap memungut satu per satu permen coklat itu dengan ujung2 jarinya sampai semuanya beres. Maa syaa Allah, di sini Rayyan berlatih mengasah motorik halusnya dgn memungut permen coklat yg tercecer di lantai, ia juga belajar mendengar & memahami perintah, juga bertanggung jawab terhadap perbuatannya. Barakallahu nak 😘

Comments

Popular posts from this blog

#Hari Kedua# Games Keluarga Multimedia