Investasi Keteladanan, Membentuk Kemandirian Si Sulung

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Alhamdulillah saat ini saya akan memasuki tahapan kedua dari games/tantangan Kelas Bunda Sayang IIP, temanya bukan main menantang, yaitu Melatih Kemandirian Anak. Bagi saya, melatih kemandirian anak bukan lah hal mudah, ini butuh proses, tidak bisa instan. Sepemahaman saya selama 4thn+5bln menjadi org tua, melatih kemandirian butuh waktu yg tidak sebentar, perhatian yg lebih, perlengkapan & peralatan pendukung, komunikasi produktif yg berulang-ulang, proses mengalahkan 'ego', proses monitoring evaluasi, dan juga 'stok kesabaran' sebesar gunung dan seluas samudera. Iya, krn sebagai seorang ibu dari 3 balita seperti saya dgn segala keterbatasan, kemandirian anak bagaikan emas permata yg sangat membantu meringankan beban, tp di sisi lain, harapan terhadap hadirnya hal ini (jika terlalu besar) jg bisa jadi 'tekanan' tersendiri yg malah bisa menguras emosi dlm menjalani prosesnya. Di samping itu, keterbatasan waktu terkadang membuat saya memilih utk mengambil alih semua urusan anak2 sendiri tanpa berfikir utk mendelegasikannya ke anak2 ataupun org lain, hanya krn saya 'ingin cepat selesai' di suatu aktifitas, misal makan, mandi, berpakaian, dan saya bisa memastikan bahwa semua hal tersebut berjalan dgn baik.

Untuk games kemandirian kali ini, saya memilih si sulung yg bernama Rasyid Miftah Ramdhani sebagai pusat cerita. Alasannya, mendidik anak pertama atau anak paling besar, apalagi terkait kemandirian, adalah seperti berinvestasi. Anak pertama, saya yakini bisa menjadi role modells bagi adik-adiknya, sosok yg bisa dilihat secara nyata setiap hari di rumah dalam predikat seorang anak. Jadi apapun karakter atau kebiasaan anak sulung ini nantinya sedikit banyak akan jd panutan yg ditiru oleh adik-adiknya. Hingga nantinya, anak kedua dan seterusnya bisa lebih cepat dlm belajar atau beradaptasi terhadap sesuatu karena sudah terbiasa melihat dan mendengar dari proses yg dijalanin oleh kakaknya.

Alasan lainnya yg lebih personal utk memilih Rasyid adalah karena anak sulung saya ini menurut saya memiliki beberapa skills kemandirian yg sedikit tertinggal dari anak seusianya. Hal ini mungkin krn 3 thn belakangan ini saya sibuk dgn 2 adiknya sehingga kurangnya waktu dan perhatian juga upaya utk mendidik Rasyid seputar kemandirian. Di usianya yg sekarang 4thn5bln ini, Rasyid belum bisa mandi sendiri dgn sempurna, blm terbiasa makan sendiri, dan belum bisa membersihkan kotorannya sendiri setelah BAB. Momentum tugas kelas bunda sayang ini lah yg menyadarkan saya akan kealpaan saya selama ini, in syaa Allah 3 hal ini yg akan saya latih kepada Rasyid. Semoga seterusnya latihan kemandirian anak akan menjadi poin yg lebih saya perhatikan dlm mendidik anak2, aamiin.

Comments

Popular posts from this blog

#Hari Kedua# Games Keluarga Multimedia