-Hari Keenam- Komunikasi Produktif dengan Rumaysha
Hari ini kami telah kembali ke rumah, menikmati rutinitas keseharian sebagaimana biasanya. Bangun pagi, Raysha bangun paling terakhir seperti biasa. Setelah bangun tidur, anak-anak saya berikan cemilan lalu mandi pagi, kemudian sarapan. Rasyid akan berangkat sekolah pukul 8 pagi dan saya akan pergi mengajar tahsin ibu2 komplek, sementara Raysha akan bermain dengan Rayyan diawasi mbak yg kerja di rumah. Ini rumah kami, tempat ternyaman utk kami, terlebih bagi Raysha. Raysha tidak pernah terlihat lebih bahagia daripada menjalani rutinitas hariannya di rumah. Rona wajahnya, senyumnya, gerak gerik cerianya, senandung kecilnya, semua akan terdengar di rumah ini, tempat paling aman, paling nyaman bagi seorang pembelajar audio visual yg introvert & melankolis plegmatis sepertinya. Komunikasi saya dengan Raysha pun berjalan amat lancar tanpa drama sedikitpun hari ini.
Siang ini, saya membelikan gelang bertuliskan nama utk Raysha. Saya sudah memesannya beberapa hari yg lalu dan hari ini gelang tsb diantar ke rumah. Ketika Raysha terbangun dari tidur siang, gelang itu saya pakaikan ke tangan Raysha tanpa berkata-kata. Raysha mengerjapkan mata dan memandang ke arah saya. Saya tersenyum, dan Raysha tersenyum lebih lebar lagi. Saya katakan, "itu gelang utk Nca" sambil berbisik, karena adik dan kakaknya masih tidur. Raysha lalu juga berbisik, "ummi beliin ini utk Nca?" Saya mengangguk. Seketika mood Raysha menjadi sangat baik, ia amat ceria. Saya jadi teriangat kejadian hari sebelumnya saat Raysha bangun dari tidur siang (yg kesorean) lalu tantrum selama 1 jam, subhaanallah.. semoga saya bisa dan mampu selalu menjaga mood-nya tetap baik setiap bangun dari tidur. Hari ini saya berkesimpulan momen bangun tidur ini agak spesial bagi Raysha, ia butuh waktu penyesuaian lebih lama dibanding adik dan kakaknya. Kejutan kecil dan manis nampaknya berpengaruh membangun mood-nya lebih cepat kembali setelah bangun dari tidur.
Sekian kisah komunikasi produktif saya hari ini dengan Raysha. Singkat, tp setiap hari memang ada cerita dan pengalaman berbeda, serta hikmah dan pelajaran yg dapat saya ambil utk bisa saya terapkan di hari-hari yg akan datang. Semoga setiap hari selalu lebih baik, aamiin.

Comments
Post a Comment